Thursday, May 24, 2007

sport day

Yesterday was our "Sport Day" he..he..he..

Iya, dimulai minggu ini, setiap hari rabu bakalan jadi hari olah raga nasional divisiku. Dari bunda sudah mengusulkan beberapa rencana selama sebulan kedepan. So, dimulailah dari rabu kemarin. Agenda : jogging (aku baca : jalan-jalan) di Senayan.

Tengbur jam setengah enam-an sore, kita langsung kabur keluar kantor. Upss...,muaceets di casablanca plus sudirman, jadi rada lama-an nyampenya. Sesampai disana, mulailah acara jogging (sekali lagi buat aku : jalan-jalan). Secara aku bukan orang yang rajin (baca:kurang tune in) olah raga, beriringan dengan Riska, cuma jalan-jalan muterin gelora bung karno aja (sementara yang lain pada lari2 kecil he..he..he..). 3 putaran cukup deh (sementara yang lain sampai 4-5 putaran), cukup melelahkan untukku (mungkin harus mulai membiasakan diri deh)

Bravo buat teman-teman yang tahan tetap berlari berkeliling, buatku perlu butuh ekstra waktu dan usaha untuk bisa menyamakan kemampuan :p

Next week beda agenda lagi, mudah2an lebih menarik (aku benar2 ngga ku-ku kalo urusan jogging!!!!)

Wednesday, May 16, 2007

rehat sejenak....

Cihuyy.....,diperbolehkan juga nih izin ikut menikmati long weekend (secara ternyata tiba2 selasa kemarin dikabari kalau kantor ngga ikutan "kejepit" alias mesti masuk). Masalahnya, dengan PDnya akhir minggu lalu, aku dan temanku pesan tiket PP pulang ke Jateng. So, dengan dag-dig-dug, kemarin kita ngajuin izin (secara kami belum dapat jatah cuti he..he..he..) dan syukurlah "bunda" kami begitu baik dan kami diizinkan.

So, here comes the day. Aku sudah rampung beres2 plus ngasih PR ke Riska "Nyoko", teman satu kubikku yang kejebak masuk di hari Jumat. Vika seharusnya sudah dijemput travel jam segini, aturannya besok pagi sudah sampai Jogja. Dan aku masih tertahan di kantor. Apa daya, tiket untuk malam ini sudah habis so aku kebagian kereta besok pagi, itupun pakai kereta jurusan surabaya (kebayang dong harganya....???). Nah, sambil nunggu kemacetan depan ambassador, iseng deh tulis2 ga jelas gini. Harus segera pulang siy, belum packing euy... Eh, ci' Fifi ngajakin pulang (secara dia mau candle light dinner ma daeng-nya), ikutan ah...

Btw, have nice weekend ya....:)

Friday, May 11, 2007

fur catz


Hiks...hiks...., masih kerasa gemetarannya. Tadi pagi, waktu on the way ke ambassador, ada seekor meauw kecil melintas di jalan. Si meauw ini jalannya memang lamban banget, kelihatannya sih sedang sakit. Tiba-tiba datang sebuah mobil taruna biru tua itu. Si mobil bunyiin klakson, ya tapi secara si meauw itu kucing, jadi ngga ngeh kalo ada mobil mo lewat. Pelan-pelan si meauw nyeberang, tinggal dikit lagi sampai di seberang, si mobil tiba2 jalan n kelindas deh tuh meauw. Huaaaa...,aku yang langsung ngejerit saking kagetnya. Si meauw langsung lari berlalu, tapi pasti dia kesakitan karena kakinya kelindes ban mobil itu. Tinggal aku yang terbengong-bengong pengen ngamuk sama yang bawa mobil itu. But, as usually, kalo lagi emosi, yang ada aq jadi speechless. Lolos deh tuh orang dari omelanku. Cuma sampai sekarang masih geram aja kalo inget kejadian tadi pagi. Bikin bad mood orang pagi-pagi deh. Duh, mudah2an kucingnya ga papa ya....

Wednesday, May 9, 2007

Tuhanku.....

Tuhanku,Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting.
Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau.

Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.

Aku tidak meminta seorang yang sempurna,
Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta :
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU,sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Berikanlah RohMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku mataMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari.
Berikanlah aku bibirMU dan aku akan tersenyum padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakaan "betapa besarnya Tuhanitu karena Engkau telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan

Monday, May 7, 2007

syukur versus penyakit??

Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya.

Setelah pulang saya baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling berlomba untuk memamerkan keluhan kami masing-masing seolah-olah siapa yang paling banyak mengeluh dialah yang paling hebat.
"Bos gue kelewatan masa udah jam 6 gue masih disuruh lembur, sekalian aja suruh gue nginep di kantor!"
"Kerjaan gue ditambahin melulu tiap hari, padahal itu kan bukan "job-des" gue"
"Anak buah gue memang bego, disuruh apa-apa salah melulu".

Kita semua melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya. Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut. Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya selalu mengeluh mengenai pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah kerja dan setiap kali dia bekerja di tempat yang baru, dia selalu mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya. Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan sekerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh.

Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang yang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Bagaimana kita mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur.

Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal yang dapat kita syukuri. Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra. Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan.Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh atasan Anda, mungkin dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi lebih cepat dari yang Anda harapkan.

Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.

Try it now:

Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.

Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.

Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan lihatlah perubahan dalam hidup
Anda.

"Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."

Demikian e-mail yang aku terima dari seorang teman. So easy to say, but still hard to do. Contohnya aja dengan apa yang terjadi tadi pagi. Ngga tahu sejak kapan, aku jadi ketularan penyakit "I hate monday". Sudah dua minggu ini, setiap kali minggu malam menjelang, bawaannya sudah kesal aja, menyadari bahwa besok harus sudah beraktivitas formal kembali. Dan senin pagi pun terasa waktu bergerak luamaaaa banget. Tapi, begitu senin sore menjelang, perasaan negatif itu mulai berangsur mereda (that's why aku bisa cerita-cerita disini he..he..he..). Uhm...,mungkin aku kurang bersyukur aja ya sehingga rasa-rasa aneh itu aku biarkan hinggap di hati. Aku harus introspeksi diri lagi nih!!!

Waw, time to go home...., masih ada pe-er nyelesein serial My Girl, siapa tahu bisa lebih menambah semangat lagi he..he..he.. Ciao....:)

Saturday, May 5, 2007

deeply missing you....

when these picture remain me of you,
when the tears run out from my eyes (not mention how many times),
it's not because I feel sad,
it's just the feeling that I'm so grateful, given a chance to love
and be loved by you,
tough for just 23 years...
take care there Bro.... :)



Friday, May 4, 2007

my funny childrens

(ki-ka:Teguh,Valdi,Putri,Laurie,Michele,Lila,Vivi dan Vina)

Uhmmm..., basi banget deh kalo baru cerita sekarang. Tapi memang baru sempat sekarang siy. Aku upload gambar2 ini dalam rangka melepaskan rasa kangen sama anak2 menggemaskan ini. Selama 2 tahun, aku sempat menjadi "ibu" bagi mereka. But apa daya, awal tahun ini, kita harus terpisah karena aku mengambil kesempatan untuk berkarir lebih baik lagi. Now, I miss them so much.... Wondering who they are? I'll tell you some other day, kay? He..he..he... :)

berani melepaskan....

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan tapi ada saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
  • Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kebahagiaan kita sangat bergantung pada orang itu
  • Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita merasa dia itu tampan, cantik, teristimewa dibandingkan dengan yang lain
  • Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita takut tidak dapat menemukan yang seperti dia
  • Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika begitu banyak saat-saat indah senantiasa terbayang di benak kita
  • Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika hati kita berkata "Saya sangat mencintainya
Ingatlah, melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari suatu kehidupan baru...
  • Kita harus melepaskan seseorang karena kebahagiaan kita tidak tergantung padanya
  • Kita harus melepaskan seseorang karena kita menyadari bahwa yang tampan, yang cantik, yang istimewa belum tentu yang terbaik untuk kita
  • Kita harus melepaskan seseorang karena kita tahu jika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik
  • Kita harus melepaskan seseorang ketika saat-saat indah hanyalah tinggal masa lalu
  • Kita harus melepaskan seseorang karena kepala kita berkata "Tidak ada lagi yang dapat dipertahankan"
Kegagalan tidak berarti kita tidak mencapai apa-apa...., namun kita telah memahami sesuatu. Segala sesuatu ada waktunya, ADA SAAT MEMPERTAHANKAN, ADA SAAT MELEPASKAN....

Re-start

Welcome me..... :)